AD / ART Paskibra

on . Posted in Ekstrakurikuler

ANGGARAN DASAR

 

PASUKAN PENGIBAR BENDERA (PASKIBRA)

 

MAN 22 JAKARTA

 

 Hakikat pembinaan generasi muda dalam Pembangunan Nasional Bangsa Indonesia adalah untukmempersiapkan (kaderisasi) penerus cita-cita perjuangan Bangsa dan berupaya untuk menjadikanmereka sebagai manusia pembangunan yang Beriman dan berjiwa Pancasila sebagai Pandu Ibu Pertiwi. Pasukan Pengibar Bendera (PASKIBRA) Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 22 Jakarta merupakan salah satu bagian dari generasi muda Indonesia yang senantiasa selalu terus menerus dibinabaik melalui dimensi Rohani (mental dan agama) dan Jasmani (pembinaan fisik dan disiplin). Pembinaantersebut bertujuan agar para generasi muda memiliki kesadaran beragama, berbangsa dan bernegara,idealisme, patriotisme, dan harga diri serta mengembangkan kemandirian, kepemimpinan, ilmu,keterampilan, dan semangat kerja keras serta dapat menjadi pelopor.

 

Atas berkat Rahmat Allah SWT dan didorong oleh kekuatan tekad dan semangat yang ikhlas sertakeinginan yang luhur agar budaya dalam persatuan dan kesatuan, persaudaraan dan kekeluargaansesama pemuda yang tergabung dalam satu kesatuan yang kokoh sentosa, sejahtera, dan dinamis sertaharmonis lahir dan bathin, maka kami segenap pemuda yang pernah dikukuhkan dan bersama-sama mengemban suatu tugas Negara dan Madrasah (sebagai Pengibar Bendera Merah Putih) menuangkan kesadaran dan keinginan luhur itu dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Organisasi PASKIBRA sebagai landasan berpijak dalam melaksanakan Darma Baktinya kepada Madrasah,Masyarakat, dan Negara tumpah darah Indonesia dengan azas Agama Islam, Pancasila, dan Undang-undang Dasar 1945.

 

 

 

BAB I

 

U M U M

 

 Pasal 1

 

Nama, Waktu dan Tempat Kedudukan

 

 

 

  1. Organisasi ini bernama Pasukan Pengibar Bendera yang disingkat dengan PASKIBRA.
  2. Organisasi ini didirikan untuk waktu yang tidak ditentukan.
  3. Pasukan Pengibar Bendera (PASKIBRA) berkedudukan di MadrasahAliyah Negeri (MAN) 22 Jakarta yang merupakan organisasi Kesiswaan dan sebagai salah satu kegiatan Ekstra Kurikuler di bawah OSIS (Organisasi Siswa Intra Sekolah).

 

 

 

Pasal 2

 

Didirikan dan Ditetapkan

 

 

 

Pasukan Pengibar Bendera (PASKIBRA) Madarasah Aliyah Negeri (MAN) 22 Jakarta didirikan tanggal 19 Juli 2009 di Jakarta, yang pada saat itu seiring dengan peresmian penegerian MAN 1 Kelas jauh menjadi MAN 22.

 

 

 

Pasal 3

 

Azas dan Dasar

 

 

 

Pasukan Pengibar Bendera (PASKIBRA) MAN 22 Jakarta berazaskan Pancasila dan berdasarkan Undang-undang Dasar 1945.

 

 Pasal 4

 

Sifat dan Bentuk Organisasi

 

 

 

Organisasi PASKIBRA bersifat intra sekolah karena berada di bawah naungan Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) dalam bentuk kegiatan Ekstrakurikuler dimana OSIS sendiri merupakan wadah yangmenampung kegiatan-kegiatan ekstrakurikuler sekolah sebagai penunjang kurikulum.

 

 

 

Pasal 5

 

Lambang Organisasi

 

 

 

Lambang Organisasi PASKIBRA sebagaimana terlampir mengandung syarat makna dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai Madrasah dan digunakan bersama-sama dengan lambang Madrasah serta lambang ini juga dijadikan dasar dari bentuk Lencana.

 

 

 

Pasal 6

 

Pembinaan Organisasi

 

 

 

PASKIBRA secara langsung dibina oleh seorang Guru yang mendapatkan SK atau SuratTugas sebagai Pembina PASKIBRA oleh Kepala Madrasah di bawah pengawasan Pembina OSIS.

 

 

 

BAB II

 

MAKSUD DAN TUJUAN

 

 

 

Pasal 7

 

Maksud

 

 

 

Pasukan Pengibar Bendera (PASKIBRA) MAN 22 Jakarta didirikan dengan maksud memberikan sarana pembinaan generasi muda khususnya Siswa/i untuk menampung dan menyalurkanaspirasi dan potensinya sebagai wujud kepedulian terhadap wawasan kebangsaan dan bernegara.

 

 

 

Pasal 8

 

Tujuan

 

 

 

  1. Menghimpun dan membina para anggota agar menjadi warga MAN 22 Jakarta sekaligus sebagai warga negara Indonesia yang ber-Pancasila, setia dan patuh, serta dapat menjadi Pandu Ibu Pertiwi yang beriman dan bertaqwa.
  2. Mengamalkan  pemahaman Keagamaan, Pancasila, dan Undang-undang Dasar 1945 secara konsistendan bertanggung jawab. 
  3. Membina watak, memelihara dan menumbuhkan rasa persaudaraan dan kekeluargaan, persatuan dan kesatuan serta memupuk rasa tanggung jawab dan kesadaran bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

 

   

BAB III

 

KEPENGURUSAN

 

 Pasal 9

 

Persyaratan Pengurus dalam keorganisasian

 

 PASKIBRA adalah siswa/i  MAN 22 Jakarta kelas XI (sebelas) yang terlibat aktif sebagai anggota PASKIBRA sejak dikukuhkannya menjadi anggota PASKIBRA.

 

 Pasal 10

 

Jangka Waktu

 

 

 

  1. Pengurus organisasi PASKIBRA di MAN 22 Jakarta memiliki masa kerja selama satu periode yakni satu tahun.
  2. Pergantian pengurus dilakukan pada bulan September setiap periode melalui Musyawarah Besar (Mubes).

 

 

 

Pasal 11

 

Struktur Pengurus

 

 

 

  1. Organisasi PASKIBRA dipimpin oleh seorang ketua dengan dibantu oleh satu orang wakil ketua, dua orang sekretaris, dua orang bendahara, dan dua koordinator seksi bidang (Sekbid) untuk bidang pembinaan dan latihan (binlat) dan untuk bidang dokumentasi.
  2. Ketua dipilih oleh seluruh anggota PASKIBRA yang hadir dalam Musyawarah Besar (Mubes) dengansuara terbanyak.
  3. Pengurus Organisasi PASKIBRA bertanggung jawab kepada Mubes dan bertanggung jawab kepadaMadrasah.

 

 

 

Pasal 12

 

Perubahan Struktur Pengurus

 

 

 

  1. Perubahan terhadap struktur pengurus dapat dilakukan jika memang diperlukan berdasarkankebutuhan dan fungsinya melalui kesepakatan dalam Mubes.
  2. Secara teknis perubahan struktur pengurus dalam Mubes dipimpin langsung oleh Ketua terpilih ataupengurus yang baru.

 

 

 

 

 

 

 

BAB IV

 

KEANGGOTAAN

 

 

 

Pasal 13

 

Persyaratan Anggota

 

 

 

  1. Anggota PASKIBRA adalah Siswa/i Madrasah MAN 22 Jakarta kelas X, XI dan XII yang telah terdaftar menjadi anggota dan telah mengikuti pelantikan serta dikukuhkan.
  2. Keanggotaan berakhir bila anggota yang bersangkutan tidak lagi menjadi siswa atau secara sengaja dan sadar mengundurkan diri, dan atau meninggal dunia.

 

 

 

Pasal 14

 

Kenaikan Tingkat

 

 

 

  1. Kenaikan tingkat dalam keanggotaan PASKIBRA dilakukan sebanyak tiga tahapan dengan melalui kegiatan Pelantikan.
  2. Tingkat pertama yakni kelas X disebut Purwa mendapatkan lencana berwarna Putih.
  3. Tingkat kedua yakni kelas XI disebut Madya mendapatkan lencana berwarna Hijau dan Topi Laken berwarna Biru.
  4. Tingkat ketiga yakni kelas XII disebut Utama mendapatkan lencana berwarna Merah.

 

 

 

Pasal 15

 

Kewajiban dan Kewenangan

 

 

 

  1. Bertanggung jawab melaksanakan Pengibaran Bendera Merah Putih pada setiap Hari-hari Besar Nasional.
  2. Memfasilitasi dan membantu kesiapan petugas upacara untuk pengibaran Bendera Merah Putih padasetiap Hari Senin.
  3. Mengikuti lomba TUB dan PBB yang diselenggarakan oleh instansi di luar sekolah
  4. Menentukan kebijakan dan peraturan serta perubahan terhadap bentuk kegiatan Upacara di Sekolah berdasarkan petunjuk pelaksanaan (Juklak) yang berlaku
  5. Sebagai organisasi sekolah, maka organisasi ini berhak mendapatkan fasilitas dan dana kegiatansesuai dengan kebutuhan.
  6. Memiliki wewenang untuk dapat mengatur dan melaksanakan kepentingan keorganisasian secaramandiri dengan sepengetahuan pihak sekolah

 

 

 

BAB V

 

KEUANGAN

 

 

 

Pasal 16

 

Keuangan dan Sumber Dana

 

 

 

  1. Dana organisasi PASKIBRA diperoleh dari sekolah yakni Madrasah MAN 22 Jakarta
  2. Uang Kas yang diperoleh dari sumbangan wajib setiap anggota PASKIBRA.
  3. Dalam kondisi tertentu diperlukan penggunaan dana secara Swadaya (dana pribadi) dari setiapanggota PASKIBRA.
  4. Sumbangan Dari sumber lain yang tidak mengikat serta usaha-usaha lain yang sah.

 

 

 

BAB VI

 

MUSYAWARAH DAN PROGRAM KERJA TAHUNAN

 

 

 

Pasal 17

 

Musyawarah

 

 

 

  1. Dalam Organisasi PASKIBRA MAN 22 Jakarta kekuasaan tertinggi dipegang oleh Musyawarah Besar (Mubes) dengan memiliki kewenangan untuk :

 

    1. Menetapkan atau mengubah Anggaran Dasar PASKIBRA MAN 22 Jakarta.
    2. Memilih, mengangkat, dan atau memberhentikan pengurus PASKIBRA Madrasah Aliyah Negeri 22 Jakarta.
    3. Menyusun pokok-pokok rencana kerja atau program kerja tahunan Organisasi PASKIBRA MAN 22 Jakarta..

 

 

 

  1. Musyawarah Besar diselenggarakan satu kali selama satu tahun atau satu periode kepengurusan.
  2. Keputusan diambil berdasarkan musyawarah untuk mufakat.

 

 

 

Pasal 18

 

Program Kerja

 

 

 

  1. Program Jangka Pendek, berisi kegiatan yang dilakukan dalam waktu tertentu dan rutin.
  2. Program Jangka Panjang, berisi kegiatan yang dilakukan dalam waktu tertentu dan dilaksanakanhanya satu kali selama satu periode kepengurusan.( program kerja terlampir ).

 

 

 

BAB VII

 

LAPORAN

 

 

 

Pasal 19

 

Laporan Pertanggungjawaban

 

 

 

a.    Ketua PASKIBRA bersama pengurus BPH lainnya wajib membuat laporan perkembangan organisasidan laporan pertanggungjawaban kegiatan, keuangan serta daftar inventaris, kemudian disampaikandalam Musyawarah Besar.

 

b.    Ketentuan lain tentang laporan diatur dalam Anggaran Rumah Tangga.

 

 

 

BAB VIII

 

ANGGARAN  RUMAH  TANGGA

 

 

 

Pasal 20

 

Anggaran Rumah Tangga

 

 

 

a.    Anggaran Rumah Tangga menjelaskan dan mengatur hal-hal yang tidak diatur dalam Anggaran Dasar.

 

b.    Anggaran Rumah Tangga dibuat oleh Pengurus BPH dan disahkan dalam Musyawarah Besar ( Mubes).

 

c.    Dalam keadaan yang sangat memerlukan perubahan, Pengurus BPH dapat mengubah AnggaranRumah Tangga dan berlaku sampai disahkan oleh Pembina dan Pejabat Madrasah.

 

 

 

BAB IX

 

PERUBAHAN

 

 

 

Pasal 21

 

Perubahan Anggaran Dasar

 

 

 

a.    Perubahan Anggaran Dasar ditetapkan oleh Musyawarah Besar ( Mubes )

 

b.    Rencana perubahan Anggaran Dasar diusulkan oleh Pengurus BPH dan harus sudah tercantum dalamacara Mubes.

 

c.    Perubahan Anggaran Dasar dinyatakan sah apabila diputuskan oleh sekurang-kurangnya dua pertigadari jumlah anggota Mubes yang hadir 

 

 

 

BAB X

 

PENUTUP

 

 

 

Pasal 22

 

Penutup

 

 

 

a.    Anggaran Dasar ini ini telah disahkan dan ditetapkan oleh Mubes ke-4 yang berlangsung padatanggal 22 Oktober 2011, dan dinyatakan mulai berlaku sejak di tetapkan.

 

b.    Setelah Anggaran Dasar ini ditetapkan, Anggaran Dasar sebelumnya dinyatakan tidak berlaku lagi.